**PANDEGLANG** — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Pandeglang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Senin, 20 Juli 2026. Berlokasi di Aula Kantor Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, rakor ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja pendampingan sekaligus memetakan arah pembangunan desa di wilayah Kabupaten Pandeglang agar lebih terarah, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pendamping desa ini menghadirkan kolaborasi lintas unsur, mulai dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pandeglang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, hingga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten.
---
### Sambutan dan Arahan Strategis Pejabat Daerah
Rakor dibuka secara resmi oleh Juju Juraiz selaku Koordinator TPP Kabupaten Pandeglang. Dalam pembukaannya, Juju menekankan pentingnya penyamaan persepsi dan penguatan komitmen seluruh personel TPP demi mengawal tata kelola keuangan serta pembangunan desa.
Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, selaku tuan rumah menyambut hangat kehadiran para peserta dan narasumber. Pihaknya mengapresiasi kepercayaannya menjadikan Desa Sukamaju sebagai tempat pelaksanaan rakor dan berharap forum ini membawa dampak positif langsung bagi efektivitas pembangunan desa di Kecamatan Labuan dan sekitarnya.
Sesi dilanjutkan dengan arahan dari Suherman, Plt. Sekretaris DPMD Provinsi Banten. Dalam paparan solutifnya, Herman menekankan tiga poin utama:
1. Sosialisasi Bantuan Keuangan Provinsi Banten: Pemanduan mekanisme alokasi dan penggunaan bantuan keuangan agar tepat sasaran.
2. Evaluasi Indeks Desa (ID): Pemetaan data akurat guna mengukur tingkat kemajuan desa.
3. Target Desa Mandiri: Mendorong percepatan status transformasi desa di Kabupaten Pandeglang menuju kemandirian ekonomi dan kelembagaan.
Penegasan substansial kemudian disampaikan oleh Arif Priadi dari unsur DPMD Provinsi Banten untuk memperkuat aspek teknis pelaksanaan program prioritas provinsi di tingkat lokal.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak pemerintah daerah kabupaten. Ahmad Taofik, ST Plt. Sekdis DPMPD Kabupaten Pandeglang, menyatakan rasa terimakasihnya atas dedikasi TPP yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi dan mengawal jalannya roda pemerintahan serta pembangunan desa di Pandeglang.
---
### Evaluasi Mendalam dan Pemaparan Tenaga Ahli (TA) PIC
Sesi inti rakor diisi dengan pemaparan serta evaluasi teknis yang disampaikan secara detail oleh para Tenaga Ahli PIC Kabupaten Pandeglang:
Sofyan, SE (TA PIC): Memaparkan evaluasi mendalam terkait progres capaian laporan BNBA BLT-DD, realisasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), percepatan proses salur Dana Desa, serta penyampaian laporan Peningkatan Kapasitas TPP dan masyarakat.Jazuli (TA PIC): Menyoroti laporan pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Jazuli secara khusus memberikan perhatian serius terhadap progres inputan Pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2026 yang dinilai masih rendah, sekaligus menginstruksikan percepatan perbaikan data di lapangan. Juju Juraiz (Koordinator TPP & TA PIC): Memfokuskan pemaparannya pada aspek internal, meliputi manajemen pengendalian TPP, mekanisme penanganan masalah, penyusunan Laporan Sosial Budaya, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kedisiplinan TPP se-Kabupaten Pandeglang.
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Pandeglang dapat merealisasikan poin-poin evaluasi dengan cepat, sehingga target pencapaian Desa Mandiri serta akuntabilitas pengelolaan Dana Desa dapat terwujud secara optimal.






