Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia

BUMDes Karya Cigodes Desa Sindangkarya Kembangkan Usaha Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi Desa


 

Pemerintah Desa Sindangkarya melalui BUMDes Karya Cigodes terus melakukan pengembangan unit usaha produktif desa melalui usaha peternakan ayam petelur sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat dan mendukung peningkatan pendapatan desa.
Usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Karya Cigodes saat ini memiliki jumlah ternak sekitar 500 ekor ayam petelur dengan hasil produksi mencapai kurang lebih 25 kilogram telur per hari. Hasil produksi tersebut dipasarkan kepada pelaku UMKM, warung, dan masyarakat di wilayah Desa Sindangkarya serta sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat.
Ketua BUMDes Karya Cigodes, Jimi, menyampaikan bahwa usaha ayam petelur menjadi salah satu program usaha desa yang terus dikembangkan secara bertahap guna meningkatkan kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan usaha produktif berbasis potensi lokal.
“Alhamdulillah saat ini hasil produksi telur sudah dipasarkan kepada masyarakat dan pelaku UMKM sekitar desa. Namun dalam pengelolaannya kami juga menghadapi kendala kenaikan harga pakan yang cukup tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan pakan ayam saat ini mencapai sekitar 50 kilogram per hari sehingga memerlukan pengelolaan usaha dan biaya operasional yang baik agar produksi telur tetap berjalan optimal.
Meski menghadapi tantangan kenaikan harga pakan, pengelola BUMDes tetap berkomitmen menjaga kualitas pemeliharaan ternak dan stabilitas produksi telur guna memenuhi kebutuhan pasar lokal serta menjaga keberlangsungan usaha desa.
Dalam pengembangan unit usaha tersebut, Pendamping Lokal Desa, Nasir, terus melakukan pendampingan terhadap pengelolaan usaha ayam petelur, khususnya dalam penguatan administrasi dan pembukuan keuangan BUMDes.
Pendampingan tersebut dilakukan agar sistem pembukuan dan laporan keuangan BUMDes dapat berjalan sesuai standar akuntansi keuangan BUMDes sehingga pengelolaan usaha dapat dilakukan secara akuntabel, transparan, dan profesional.
Selain penguatan tata kelola administrasi, pendampingan juga dilakukan dalam upaya meningkatkan kapasitas pengelola usaha serta mendukung pengembangan usaha ekonomi desa agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pemerintah Desa Sindangkarya berharap usaha ayam petelur yang dikelola BUMDes Karya Cigodes dapat terus berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi desa, mendukung pertumbuhan UMKM masyarakat, serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sindangkarya.

 

Kawal Transparansi Dana Desa, TPP Cibaliung Dampingi LPJ Bumdesa Bangkit Bersama Desa Mendung


PANDEGLANG, CIBALIUNG – Upaya mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel terus diperkuat di wilayah Kecamatan Cibaliung. Terbaru, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa PDTT Kecamatan Cibaliung, Asep Alma Arif, menghadiri sekaligus mendampingi jalannya Musyawarah Desa Lapora Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Bangkit Bersama, Desa Mendung, untuk Tahun Anggaran 2025.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kepala Desa Mendung beserta perangkatnya, Pengawas Bumdesa, Direktur beserta jajaran pengurus Bumdesa Bangkit Bersama, Tokoh Masyarakat, perwakilan unsur perempuan, serta pemuda Desa Mendung.

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Bumdesa Bangkit Bersama memaparkan secara rinci laporan keuangan, perkembangan unit usaha, hambatan yang dihadapi sepanjang tahun 2025, serta rencana strategis pengembangan usaha untuk tahun mendatang.

Asep Alma Arif, selaku Pendamping Profesional Kecamatan Cibaliung, memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya LPJ ini tepat waktu. Menurutnya, LPJ bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan wujud tanggung jawab moral dan hukum pengurus kepada masyarakat desa.

"Bumdesa adalah motor penggerak ekonomi warga. Melalui LPJ yang terbuka seperti ini, kepercayaan masyarakat akan terbangun. Kami dari pihak pendamping akan terus mengawal agar pengelolaan Bumdesa Bangkit Bersama ini tetap berada di jalur yang benar, sehat secara finansial, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa (PADes)," ujar Asep dalam sambutannya.

Asep juga menambahkan beberapa catatan rekomendasi dalam pendampingannya, di antaranya pentingnya diversifikasi (perluasan) unit usaha yang berbasis pada potensi lokal Desa Mendung, serta penguatan digitalisasi pemasaran agar produk atau jasa Bumdesa bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Desa Mendung menyambut baik pendampingan yang terus dilakukan oleh TPP Cibaliung. Pihak pemerintah desa berharap sinergi ini dapat terus berjalan demi membawa Bumdesa Bangkit Bersama menjadi lembaga yang mandiri dan mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Musyawarah Desa ditutup dengan penandatanganan berita acara penerimaan LPJ oleh seluruh peserta yang hadir, menandai bahwa laporan pertanggungjawaban Bumdesa Bangkit Bersama Tahun Anggaran 2025 resmi diterima secara mufakat


 

Optimalkan Tata Kelola Ekonomi Desa, PLD Kecamatan Cipeucang Dampingi Pengisian Pemeringkatan BUMDesa

PANDEGLANG, 21 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola, akuntabilitas, dan kinerja ekonomi di tingkat Desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa dan PDT aktif melaksanakan pendampingan intensif terkait pengisian Instrumen Pemeringkatan BUMDesa. Kegiatan ini menyasar beberapa desa dampingan yang tersebar di wilayah Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Pemeringkatan BUMDesa merupakan agenda krusial yang diamanatkan oleh Kementerian Desa dan PDT berdasarkan Keputusan Menteri Desa Nomor 145 Tahun 2022 tentang Formula Pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa/Badan Usaha Milik Desa Bersama.. Langkah ini bukan sekadar formalitas pengisian data, melainkan instrumen ukur untuk memetakan klasifikasi perkembangan BUMDesa ke dalam empat kategori: Perintis, Pemula, Berkembang, atau Maju.

Membedah Aspek Penilaian Tata Kelola
Proses pengisian instrumen yang dilakukan melalui portal resmi ini menuntut ketelitian tinggi.PLD  turun langsung mendampingi para pengurus BUMDesa dan perangkat desa guna memastikan seluruh data yang diinput relevan dan didukung oleh dokumen legalitas serta administratif yang valid.

Secara teknis, ada 7 aspek utama yang menjadi fokus dalam pemeringkatan ini:
Kelembagaan: Memastikan legalitas badan hukum dari Kemenkumham serta struktur organisasi kedudukan BUMDesa.

Manajemen: Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP), rencana kerja, dan tata laksana organisasi.

Usaha dan Unit Usaha: Produktivitas dan keberlanjutan sektor usaha yang dijalankan.

Kerjasama/Kemitraan: Sinergi usaha dengan pihak ketiga maupun antar-desa.

Aset dan Permodalan: Struktur permodalan, penyertaan modal desa, serta manajemen aset.

Administrasi dan Laporan Keuangan: Akuntabilitas pencatatan keuangan bulanan/tahunan serta laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Keuntungan dan Manfaat: Kontribusi nyata BUMDesa terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) serta dampaknya bagi pemberdayaan masyarakat sekitar.

Sinergi dan Komitmen di Lapangan
Melalui pendampingan tatap muka ini, PLD membantu para pengurus memilah kendala administratif, seperti penyusunan laporan keuangan yang kerap menjadi tantangan utama di tingkat desa, hingga teknis unggah dokumen ke sistem. 
 
Hasil dari pemeringkatan yang divalidasi secara berjenjang oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pandeglang, hingga pusat nantinya akan menjadi basis data penting. Pemerintah pusat maupun daerah akan menggunakan status klasifikasi tersebut sebagai acuan utama dalam menentukan arah kebijakan pembinaan, intervensi bantuan modal, serta program penguatan kapasitas BUMDesa ke depan. 
 
Dengan adanya pengawalan ketat dari PLD, diharapkan BUMDesa di beberapa desa dampingan Kecamatan Cipeucang dapat memperoleh hasil penilaian yang optimal, transparan, dan mampu bertransformasi menjadi motor penggerak utama kesejahteraan ekonomi warga Cipeucang. 
.
"Pendampingan ini ditujukan agar beberapa desa yang kami dampingi memiliki standar tata kelola BUMDes yang akuntabel dan transparan. Kita ingin semua administrasi rapi, sehingga unit-unit usaha yang dikelola desa ke depan bisa berjalan lebih kokoh dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,"
 
Mari kita kawal bersama komitmen ini demi terwujudnya desa-desa yang mandiri, berdaya, dan sejahtera! (EM/PLD/Cipeucang)





Silaturahmi dan Konsolidasi awal penugasan TPP baru bersama Camat Cibaliung


Cibaliung, 6 Mei 2026– Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Dengan Adanya Surat Tugas Nomor: 254.25/SDM.00.03/2026 
Tenaga Pendamping Profesional (TPP)  Kecamatan Cibaliung Asep Alma Arif (PD) dan Hendri Setyo Kristanto (PD) melaksanakan kegiatan konsolidasi awal penugasan TPP baru bersama Camat Kecamatan Cibaliung Ahmad Sihabudin, S.Kom., MA dan Kasi Pemerintahan Nawawi, S.IP bertempat di Kantor Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kecamatan dengan  TPP dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Cibaliung.
Dalam suasana penuh keakraban dan diskusi konstruktif, Camat Cibaliung Ahmad Sihabudin, S.Kom,. MA menyampaikan pentingnya peran TPP sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendampingi pelaksanaan program pembangunan, pengelolaan dana desa, serta pemberdayaan masyarakat.
“Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara TPP dengan pemerintah kecamatan maupun desa sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal tepat sasaran dan sangat terbantu karena adanya pendamping desa dengan disiplin ilmu infrastruktur" ujar Camat Ahmad Sihabudin, S.Kom., MA dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Cibaliung menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan desa, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Konsolidasi ini juga menjadi momentum perkenalan bagi TPP baru yang akan bertugas di wilayah Kecamatan Cibaliung, sekaligus membangun kesamaan persepsi terkait tugas, fungsi, dan tanggung jawab pendampingan di desa.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang solid antara TPP dan Pemerintah Kecamatan Cibaliung dalam mendukung kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pandeglang.


 

TPP Kecamatan Kaduhejo Gelar Konsolidasi Awal Penugasan TPP Baru Bersama Camat Kaduhejo


Kaduhejo, Pandeglang 4 Mei 2026– Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Kaduhejo melaksanakan kegiatan konsolidasi awal penugasan TPP baru bersama Camat Kecamatan Kaduhejo, M. Hidayat, bertempat di Kantor Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kecamatan dengan jajaran TPP dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Kaduhejo.
Dalam suasana penuh keakraban dan diskusi konstruktif, Camat Kaduhejo M. Hidayat menyampaikan pentingnya peran TPP sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendampingi pelaksanaan program pembangunan, pengelolaan dana desa, serta pemberdayaan masyarakat.
“Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara TPP dengan pemerintah kecamatan maupun desa sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar M. Hidayat dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, jajaran TPP Kecamatan Kaduhejo menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan desa, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Konsolidasi ini juga menjadi momentum perkenalan bagi TPP baru yang akan bertugas di wilayah Kecamatan Kaduhejo, sekaligus membangun kesamaan persepsi terkait tugas, fungsi, dan tanggung jawab pendampingan di desa.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kerja sama yang solid antara TPP dan Pemerintah Kecamatan Kaduhejo dalam mendukung kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

Pendampingan PD/PLD Kegiatan BUMDes Karya Abadi Desa Waringin Jaya Kecamatan Cigeulis Pandeglang Tingkatkan Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Desa


Cigeulis Pandeglang 

Desa Waringin Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan pendampingan yang dilaksanakan bersama pengurus dan tim terkait, dilakukan pembinaan sekaligus monitoring terhadap pengelolaan usaha desa agar berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan diskusi dan koordinasi bersama pengurus BUMDes di kantor desa. Dalam suasana penuh keakraban, para peserta membahas berbagai program kerja, pengelolaan administrasi, hingga strategi pengembangan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi bersama.

Selain diskusi di kantor, tim juga melakukan kunjungan lapangan ke salah satu unit usaha peternakan ayam petelur yang menjadi bagian dari pengembangan usaha masyarakat desa. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pemantauan kondisi peternakan, sistem pemeliharaan, serta potensi pengembangan produksi untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga.

Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes dalam mengelola usaha secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat, Desa Waringin Jaya optimistis mampu menciptakan usaha desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta yang hadir. Ke depan, pendampingan serupa akan terus dilakukan guna memastikan program-program BUMDes berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Waringin Jaya.


TA Kabupaten Pandeglang Kunjungi Kecamatan Menes, Bahas BUMDes Program Ketahanan Pangan



Menes Pandeglang, Banten - Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan ke Kecamatan Menes untuk membahas tentang Progres BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Program Ketahanan Pangan. Salah satu desa yang dikunjungi adalah Desa Cilabanbulan kegiatan ternak ayam petelor dan Desa Menes yang memiliki kegiatan budidaya lobster, ternak ayam, menanam cabe.

Dalam kunjungannya, TAPM Kabupaten Korkab Juju Juraiz dan Sofyan TA Cluster 2 Kab. Pandeglang disambut oleh Tim Kecamatan, Kepala Desa dan perangkat desa, turut hadir Qory selaku PD, Lia dan Ondi sebagai PLD. Mereka berdiskusi membahas tentang program ketahanan pangan yang sedang dijalankan oleh desa, termasuk progres kegiatan yang dilakukan oleh BUMDes.

"Kami sangat senang dengan kegiatan program ketahanan pangan yang dilakukan oleh BUMDes Desa Cilabanbulan dan Desa Menes berjalan dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga membantu meningkatkan ketersediaan pangan masyarakat," kata salah satu TA Kabupaten Pandeglang.

Kepala Desa Cilabanbulan menyampaikan bahwa kegiatan ternak ayam petelur ini merupakan salah satu upaya desa untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat progres baru persiapan pembuatan kandang. "Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," katanya.

Dalam kunjungan ini, Tim TA Kabupaten Pandeglang juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan BUMDes yang sedang berjalan. Mereka memberikan saran dan masukan untuk meningkatkan kinerja BUMDes dan kegiatan ketahanan pangan di Desa Menes Budidaya Lobster, Ayam dan Menanam Cabe serta Desa Cilabanbulan peternakan ayam petelor.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan BUMDes Desa Cilabanbulan dan Desa Menes dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan kegiatan ketahanan pangan.